Lomba Menulis Puisi Mengisi Hari Kasih Sayang di SMPN Satap 3 Bittuang

Spread the love

AGUPENA – Bittuang, Tidak selamanya Hari Kasih Sayang atau dikenal Hari Valentine yang jatuh pada 14 Februari 2020 harus dirayakan dengan tukaran coklat atau parcel, hiburan musik, tour group, atau kegiatan lain yang bersifat tidak mendidik.

Di SMPN Satap 3 Bittuang, guru bidang studi bahasa Indonesia memanfaatkan moment valentine untuk menggelar lomba cipta puisi bertajuk kasih sayang. “Valentine bukan budaya kita, namun kita tidak boleh menutup diri terhadap moment itu dan membiarkannya berlalu begitu saja, kami menggunakan moment tersebut untuk menggali potensi peserta didik dalam bidang penulisan puisi,” kata Sumartoyo, S.Pd.,M.Si., guru program studi bahasa Indonesia.

Kegiatan lomba yang diikuti 12 peserta didik itu dimenangkan oleh siswa bernama Keysia dari kelas 8A dan Agustina dari 9A. Keysia adalah anak yatim yang kesehariannya diisi dengan tugas rumah yang berat, sebab sang ibu sudah meninggal dua tahun yang lalu. Tanggung jawab ibu untuk mengurus anak-anak digantikan oleh Keysia kecil. Dalam puisinya Keysia tidak meminta hadiah dan perhatian, dia hanya ingin kebersamaan, baginya hal itu adalah hadiah kasih sayang terbesar dalam hidupnya.

Valentine menciptakan moment yang berbeda pada setiap orang. “Jadikan hari kasih sayang sebagai penggerak untuk memerbaiki tingkah laku, karakter, dan sikap hormat kepada sesama, orang tua dan guru,” nasehat Marthen, S.Pd.,M.M., kepala SMPN Satap 3 Bittuang di hadapan 287 siswa selepas Jumat ceria.

Hari Valentine yang dirayakan 14 Februari 2020 dirayakan hampir di seluruh dunia mendapat sorotan tegas dari Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui surat edaran No. 800/1237-setret2/disdik memerintahkan larangan merayakan hari Valentine di tingkat satuan pendidikan SMA/SMK/SLB baik di dalam maupun di luar sekolah.

Tim Agupena


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *